Jumat, 25 Juli 2008

SKETSA HATI 6

Melepaskan masalah tak semudah membalikkan telapak tangan tapi kenapa selalu saja ada org yg mencari masalah. Apa damai terasa menyesakkan dada ?

ketika masalah dtg, kenyataannya tak semua hati bs berlapang dada menghadapinya. Yg ada justru lari menjauh laksana pengecut dan pecundang. Aneh jg rasanya justru para pecundang inilah yg punya tahta terbaek dlm hidup.

kemana perginya hati nurani, kemana hilangnya rasa memahami? Benarkah semua lenyap tak bersisa kini ..

dimana ketulusan dan keikhlasan itu ? Kupikir dunia mahasiswa dah begitu egois tp dunia kerja jauh lbh egois mencengkeram.

SKETSA HATI 5

HARI INI ADA PEMIKIRAN YG MEMBUAT RANCU. APA BENAR KITA NGGAK BISA MEMILIH JALAN HIDUP YG KITA INGINI ? Lalu ketika jalan hidup yg tak teringin mesti dilakoni, kekuatan mana yg bs membuat kita bertahan menjalaninya.

TAK BISAKAH SEKEDAR MEMILIH APA YG NYAMAN DI HATI KITA DAN UNTUK KITA JALANI BAGI KEHIDUPAN MENDATANG.

SKETSA HATI 4

Kenapa org nggak pernah bisa bertanggung jawab terhadap kesalahannya sendiri. Kenapa mereka selalu melimpahkan kesalahan pada org lain. Kenapa mesti ada yg berkorban untuk semuanya ... Kadang manusia kerap membenci keadaan ini.

andai keajaiban itu benar adanya, betapa mudahnya merubahny celanya hati. Betapa mudahnya menghapus setiap jejak dan betapa sempurnanya sebuah hidup.

"jangan pernah bertanya apa yg telah kau dapatkan tp tanyalah apa yg telah kau berikan"
jaman sekarang apa itu masih berlaku. Kalau kenyataannya org yg tulus dan ikhlas menjalankan semuanya justru tergilas oleh peradaban yg penuh kecurangan.
Apakah nilai murni masih ada atau semua hrs dipertanyakan kembali ? ? ?

SKETSA HATI 3

Allah Maha Besar, hmm ... Memang bukan isapan jempol,bagi kaum yg mau berpikir dan menelaah segala pelajaran berharga dari kehidupan yg maha karya. Ada banyak hal yg membuatku tersadar dan pada akhirnya tersungkur pada tembok kokoh "CINTA SANG EMPUNYA CINTA"

Kalaulah manusia tak pernah mendapa coba dan uji, mungkin cinta terdalam untukNya tak pernah tercipta. Benar adanya ketika satu langkah kita padaNYA maka DIA sepuluh langkah pada kita. Ketika kita datang padaNYA dg berjalan maka DIA datang pada kita dg berlari.

kini telah kupahami betapa indah perjalanan bersamaNYA walaupun di satu sisi terkadang ada pikiran yg menggelitik akankah perjalanan ini sampai jua pada ujung. Tetapi seorang bijak pernah berkata ketika kita menitipkan hati pada sang empunya, maka tak perlu lg ada keraguan karena DIA kan menjaga seutuhnya

SKETSA 2

Setiap manusia pasti pernah mengalami fase yg melelahkan dalam hidup. Semua hanya karena sesuatu yg semula dianggap biasa tetapi ternyata berkembang menjadi masalah yg agak kompleks. Mungkin bg sebagian org hal ini wajar tetapi bagi beberapa sahabat masalah spt ini agak sensitif. Penyebabnya apa ? Nah akupun tak tahu dan tak pernah tahu.

ada 1 hal yg kupahami skrg bhw untuk hidup di kota kecil ternyata tak mudah. Mungkin secara kasat mata kesan damai dan tenteram kan begitu saja menyambut setiap jiwa yg coba menawarkan hati untuk berbagi kisah. Tetapi pd realitanya butuh kebesaran jiwa untuk menghadapi setiap persoalan yg mendera. Yg plg sering mengganggu adalah keingintahuan mereka tentang kita yg tak cukup dg bumbu perkenalan saja. Walaupun semua itu terbungkus rapi dalam bingkai kepedulian terhadap sesama tetapi ketika yg mereka masuki adalah hal yg paling penting dlm hdp maka ketaknyamanan dlm lingkungan seketika saja menyergap.

masalah yg plg sering muncul adalah tentang cinta. Ada berbagai dalih untuk memahami kehidupan cinta seseorang. Entah itu benar atau hanya kamuflase dlm rangka pengejawantahan pribadi yg punya nilai sosial tinggi. Sebenarnya sih kalau cuma pertanyaan aja gak masalah tp mereka gak pernah sadar sih ketika mulai bertindak yg kelewat jauh. Hmm ... Contohnya ketika seseorang yg tanpa kita minta mencoba untuk mewujudkan impian kita tanpa kompromi. Mereka pikir semua benar dan wujud kepeduliannya. Mungkin cap 'pahlawan' kesiangan masih cukup membanggakan di zaman ini. Tahu gak yg lebih parah lg kalau menyangkut urusan perasaan. Memangnya mereka pikir perasaan itu spt apa, mainan yg mudah dibolak balik? Wah mereka salah besar. Peduli sih boleh tapi jgn melanggar area yg terlalu jauh sebab bagaimanapun jg perasaan hanya milik jiwa yg bersemayam di dalam raga yg berperasaan.

inilah salah 1 faktor yg sering membuat org nggak betah di kota kecil. Karena terkadang semua org merasa berhak untuk mencampuri hidup org lain dan setiap jiwa harus selalu tunduk pada apa yg dimaui lingkungan. Hmm ...beda yg kontras dg metropolitan.

SKETSA HATI 1

Ketika waktu mendatangkan rasa, apalagi yg dapat disangkal oleh hati. Selain mencoba terima segalanya sbg anugerah indah yg dihadirkan oleh sang empunya rasa.kata org kesempatan takkan datang untuk kedua kalinya, dan org yg tak bisa memanfaatkannya hanya akan tersungkur pada tembok penyesalan yg tak pernah terhapus. Begitu pula dg cinta yg selalu saja dipahami sbg sebuah pertemuan tanpa sengaja. Tinggal bagaimana kita sebagai insan menyadari dan berusaha untuk menerimanya sebagai sebuah anugerah dan tidak semua org dpt menikmatinya.

sayang, apa yg terjadi terkadang tak seindah yg terpampang dalam alam khayalan manusia. Saat khayalan begitu melambung, ternyata cinta hanya mendatangkan duka, menggores luka yg terperi. Setiap hati berhak untuk mencari dan menjemput indah yg dijanjikan tetapi kerapkali yg datang hanya luka ketika segalanya baru bersemi. Sekali terjadi, luka itu masih manis. Dua kali terjadi, luka itu mulai perih. Tiga kali dan seterusnya luka terus membekas tanpa kenal rasa. Lalu masih adakah yg tersisa dari sebuah cinta ...

Rabu, 23 Juli 2008

APA INDAHNYA ... " C I D A H A " ???

Hey...masih setia jadi pembaca aku kan ? Thanx yach, hmm .. Seneng bgt deh.

pernah denger CIDAHA (Cinta dalam hati), pernah ngalami juga gak ???
Kata orang cinta tak harus memiliki. Kalo dia bahagia maka kita juga bahagia untuknya. Walaupun telah tertulis tempatnya bukan di sisi kita. Dulu aku gak percaya dg pemahaman ini bahkan gak setuju penuh deh. Coba dipikir, kalo dia gak nerima kita dan lebih memilih org lain, bukankah harusnya sedih. Heran bgt, itu pemahaman darimana yach.

tapi emang bener kita gak bakal tahu sesuatu kalo belum mengalaminya. Ini juga yg kemudian merubah pemahaman aku. Sekarang aku jadi sangat setuju dg kalimat2 tadi. Entah darimana datangnya kekuatan hati itu. Apa ini yg dikatakan org dg sejatinya cinta ???
Menyayangi dan mencintai tp tak berhak memiliki karena hatinya telah memilih sebentuk hati yg lain. Memang awalnya sedih bgt tp lama2 bisa melihatnya tersenyum aja dah seneng bgt. Walaupun sebuah kepergian telah membuat jaman tak lagi bisa pertemukan tapi mencintainya bukan sebuah kesemuan. Hingga perjuangan melawan waktu 10 th demi melepas bayangannya tak jua berakhir. Kenapa meski kelukaan dan air mata yg terus menemani, mencintai hati semu tak jua ajarkan keperihan. Sebab kesadaran adanya pada tangkup cinta adalah pengorbanan bukan menuntut.