Rabu, 31 Desember 2014

SETAHUN KEMARIN

Tepat tanggal ini, setahun kemarin
Langkah merapuh
Gundah mendekap gelisah
Ketika satu mimpi beranjak pergi
Detik tak lagi berdetak
Lara memapah rasa, tunduk
Luruh bersama tanya yang lebih banyak sesak

Tepat tanggal ini, setahun kemarin
Kehangatan rasa pernah terjanjikan
Mencoba menghapus air mata
Melepas gelisah yang tak lagi tawar
Sayang, semua terbingkai fatamorgana
Dalam kacamata hati yang terbangun tembok tinggi

Tuhan sungguh Maha Cinta
Menghitung segala kemungkinan dengan sangat rapi
Menjauhkan yang dekat
Mendekatkan yang jauh
Tangis yang nyata, bukan berarti melepas senyum untuk selamanya

Tepat tanggal ini, kini
Sebuah hati menepati janjinya
Tidak tiba-tiba datang, lalu pergi
Tapi sempurna menyanding hati
Dalam kesejatian rasa

...

Senin, 29 Desember 2014

KENANGAN

Berterima kasihlah pada semua kenangan, karena sengaja atau nggak, ia membuatmu kaya cerita.

Kenangan tetap saja bernama kenangan. Lukisan cerita yang pernah menjadi bagian hidup dan bahkan mungkin tak pernah terbersit untuk menjadi kenangan. Ada yang bisa melepasnya perlahan, satu persatu. Tapi tak banyak yang memilih bertahan untuk menyimpannya dalam satu ruang tanpa nama. Apa pun itu, pada dasarnya nggak semua orang bisa berdamai dengan setiap kenangan.

Hidup mengajarkan kita bahwa ada yang bisa dibagi, ada yang tidak. Jangan pernah membagi apa yang tidak pernah bisa dibagi dan tidak boleh dibagi. Jangan menjemput apa yang tidak seharusnya kembali.

Kenangan tak pernah menyisakan apa-apa. Hanya bayangan semu. Bertahan dalam cerita yang tak pernah berujung hanya akan membawa lara kembali datang.

Lepaskan! Ia yang memang harus dilepaskan.

That's it ...

Sabtu, 27 Desember 2014

ME TIME

Ini adalah hari ketiga dari long weekend akhir tahun. Berbeda dari liburan biasanya, kali ini nggak penuh dengan rencana. Ada sih ajakan seorang sahabat peneliti untuk melewati liburan di Yogya, tapi karena nggak bisa ambil cuti mendadak, akhirnya tawaran itu melayang. Dan sahabatku juga harus putar haluan liburannya ke Ujung Pandang. I'm so sorry ...

Hari pertama liburan puas dengan nonton dua film berkualitas tahun ini. Pendekar Tongkat Emas dan Merry Riana. Kalo PTE sih wajib nonton, bukan karena pemainnya sang idola Reza Rahadian, tapi juga karena ini merupakan satu-satunya film laga yang menarik perhatianku. Animo masyarakat sangat mengundang penasaran. Hmm, kalo Merry Riana, aku sudah membaca bukunya jauh sebelum film ini lahir. Dan surprise, dua film ini penuh dengan penonton. Alhamdulillah karya anak negeri bisa berjaya di tanah kita sendiri.

Hari kedua liburan benar-benar boring. Aku nggak punya planning apa-apa. Alhasil, inilah hal paling menyenangkan selama di rumah. Menghabiskan beberapa buku yang sebagian memang masih bersegel. Buku adalah teman paling menyenangkan. Dia sudah membawaku menjelajah negeri ini. Dia juga membuatku bertemu orang-orang baru, hati yang baru dan tanpa disadari kedekatan-kedekatan itu terlahir menjadi sebuah ikatan persahabatan abadi.

Hari ketiga liburan, ah lebih dari menyenangkan. Bisa menyelesaikan beberapa hal yang harus segera ready. Sebuah prasasti sudah nyata, tinggal melangkah lagi. Step by step, semua cerita akan menyempurna.

Besok?
Semoga menjadi liburan yang jauh lebih indah. Melihat si Niky lama-lama menggantung, rasanya nggak tega juga. Damn! AKU KANGEN MOTRET. Dunia yang sempat aku anak tirikan karena menulis. Bagaimana pun aku tidak akan pernah meninggalkan keduanya. Motret dan Nulis adalah jiwa yang tak terpisahkan.

God, terima kasih banyak.
Untuk semua tangis, tawa, lara, bahagia, nama-nama yang pernah singgah, surprise-surprise mungil. Ah semua membuat aku dan ceritaku semakin tergenapi.

Jumat, 26 Desember 2014

WALI

Wali Band - Jamin Rasaku - Official Music Video - Nagaswara http://www.youtube.com/watch?v=W7XFb9FZOs8 @Baidu Browser

NOAH

NOAH - HERO (Lyric Video Teaser) http://www.youtube.com/watch?v=sdPKH88gqjQ @Baidu Browser

Sabtu, 20 Desember 2014

MY NOVEL

2011 :
Harmoni Cinta di Ujung Senja

2012 :
Lelaki, Kutunggu Lelakumu

2013 :
Ketika Cinta Punya Rasa

2014 :
Looking For You
    Masihkah kehadirannya yang kau nanti?

Surrender
    Ikuti kemana rasa itu membawamu

TORAJA
   Saat cinta menemukan jalan pulang

Next ???

Kamis, 18 Desember 2014

JEJAK PENA

THANKS TO ...

2014 adalah sejarah yang sangat indah dalam perjalanan penaku.
Tuhan memberikan berkah dan anugerah luar biasa.
Surprise, hidup selalu penuh kejutan.

Thanks to Penerbit Divapress atas kesempatan berkarya bersama. Terima kasih sudah mempercayakan amanah ini hingga aksara-aksara satu persatu bisa dinikmati pembaca.

Thanks to sahabat-sahabat terbaik yang sudah percaya dengan mimpi-mimpiku.

All ... thanks.

ADA APA DENGAN SENJA?

Riuh rinai menggeliyat
Rindu memercik lirih
Sebongkah rasa memapah satu tanya
Tunduk di wajah senja yang kian layu

Senja, kemana senja?
Merah saga tak lagi tersenyum
Entah mengapa

Kemana senja,
Kidungnya mulai sayup
Jingga pudar
Pelan lunglai

Senja,
Kemana senja?

18122014
Tarian imaji

KEMBALI

Finally,
Setelah sekian lama vakum, entah pada bilangan waktu yang mana, ada berjumput-jumput rindu untuk menggelitik ruang ini lagi. Ruang yang sejak dulu tak pernah lelah untuk membersamai perjalanan penaku.

My blog, Pecinta Senja.
Untuk sebuah peduli, aksaraku menari. Rasanya kangen banget dengan tagline ini. Cukup lama waktu memisah, hingga ruang lain memberikan tempat penuangan semua kreatifitas. Namun, tetap saja ruang ini adalah sejarah.

Bukan, ini bukan de javu.
Karena aku kembali, sebab cinta.
Karena aku kembali, untuk sebuah peduli.

Please welcome ...
Selamat datang milyaran mimpi.