Selasa, 18 Agustus 2015

Karena kita perlu melihat dari sisi berbeda

Menghabiskan waktu berlama-lama seperti ini. Menenggelamkan diri dalam kesibukan begini. Lelah, tetap saja hinggap. Walau berdalih profesionalisme pun selalu dikedepankan. Namun kadang miris, bagaimana bisa? Melewati detik demi detik dalam pekerjaan. Andai Tuhan tak menitipkan pundak yang cukup kuat, mungkin kaki takkan kuat berdiri melewati semuanya.

Demi apa? Entah. Mencari jawaban satu demi satu hanya akan berujung letih. Lalu apa yang akan membuat tersenyum bila lelah bukan sebuah lillah. Ah, hati.

Tuhan, Ya. Dia adalah alasan terbaik yang menjadikan apa yang kita jalani sebagai rahmat. Melihat dari sisi berbeda, betapa banyak orang diluar sana yang terlalu luas waktu bersantainya dan mereka inginkan kesibukan seperti yang kita punya. Kita semestinya punya cukup kesyukuran untuk segala yang kita miliki. Indah, akan indah. Percayalah!

PadaNya, karenaNya dan untukNya. Hanya itu tujuan kita. Lillah tak pernah lelah.