Rabu, 21 September 2016

CONGRATS, My Boy!

September menjadi cerita yang terbingkai indah. Entah kenapa, selalu ada kejutan manis di setiap bulan ini. Penyatuan dua hati kita juga di bulan yang sama. Ketika ijab telah diikrarkan, seketika juga semesta riuh bernyanyi. Alhamdulillah, Tuhan menjawab doa-doa dengan cara sangat indah. Kita yang percaya kekuatan cinta sejati sempat bertanya. Saat dalam waktu singkat, dua hati tertaut begitu saja. Tapi di dunia tidak pernah ada yang kebetulan, bukan? Skenario Tuhan tidak pernah salah. Indah, sudah pasti. Bahagia, tentu saja. Kita hanya perlu meluaskan hati dalam kepasrahan sepasrah-pasrahnya. Kepasrahan terbaik bukan berarti tanpa usaha dan pengharapan. Saling membaikkan dan membentuk diri menjadi pribadi yang diimpikan. Ada yang bilang bahwa jodohitu adalah seperti apakita. Mau yang baik, maka harus membaikkan diri. Dan aku bahagia, Tuhan sudah mengirimkanmu untukku. Telah menuliskan namamu dalam takdirku. 

September penuh berkah. 
Bulan ini, ketika gema takbir membahana seluruh semesta, kamu hadir memecah. Senyum bahagia mengiringi hadirmu. Satu persatu harapan dan doa mengalir di tubuh mungilmu. Kehadiranmu adalah anugerah indah untuk seluruh keluarga. Dalam besar harap semoga menjadi keberkahan untuk segenap sesama. Bermanfaat bagi seluruh manusia. Kamu, adalah tumpuan doa yang tak lekang. Lirih lisan suci melafalkan namamu, Adhadyanur Rana Kurniawan. 

17 September adalah hari bersejarah dalam langkahmu. Segenap doa semoga kamu selalu berlimpah berkah, senantiasa sehat, diluaskan rezeki, selalu bahagia. Semakin dicintai Tuhan dan bermanfaat bagi sesama. Semoga bisa terus menjadi suami sholeh, lelaki hebat untuk aku dan anak-anak kita.

Hatimu, bukan milikmu. Adamu, bukan karenamu. Tapi nyatamu, menjadi berkah ketika kamu bisa bermanfaat bagi sesama. Jadilah penerang, lentera yang tak lekang. 

Happy Bornday, My Love!
I'm not a Writer
I'm not a Photographer
Because I'm so happy to be your wife.