Selasa, 15 Maret 2016

C I N T A

Segala yang baik, dimulai dengan baik. 
Semua yang benar, dilakukan dengan cara benar. 
Cinta bukan ilusi.
Jemput dengan benar, sebaik-baik yang Tuhan suka. 

Segala yang baik, dimulai dengan baik. 
Ujungnya pun akan baik. 
Semua yang benar, dilakukan dengan cara benar. 
Akhirnya pun akan benar. 

KARENA KAMU ISTIMEWA

Hei! 
Tidak perlu manyun. Rugi kalau harus melewatkan hari hanya dengan menekuk muka. Bukan cuma kamu yang jadi tidak enak hati tapi sekitarmu juga akan bete
Tentangnya? Tidak usah resah! 

Tak perlu menilai dirimu berbeda. Karena setiap orang itu istimewa dengan apa yang dia punya. Kamu tumbuh dan mengisi hidup hingga detik ini adalah hal istimewa, paling tidak kamu sudah memenangkan pertandingan untuk terus bertahan hidup dari sejak menjadi janin. 

Lihat ke dalam diri dengan lebih jelas! Apa yang kamu punya, tidak semua orang punya. Begitu juga sebaliknya. Jadi tidak perlu membanding-bandingkan dirimu dengan mereka. Urusan warna kulit, kecantikan atau ketampanan, ah terlalu sayang waktumu dibuang untuk hal-hal tak jelas itu. Kecuali kalau kamu hendak berlomba-lomba di sepertiga malam untuk cintaNya. 

Ayo bangun dari mimpi! Bangkit dari semua rasa sepi. Dunia ini penuh dengan nyanyian merdu, masa ya harus kamu lempar dirimu dalam kesunyian yang sia-sia?

Sebuah Renungan

Hidup mungkin dirasakan begitu santai oleh sebagian orang, tapi juga demikian penuh perjuangan untuk sebagian lainnya. Kadang harus melewati liku untuk sampai pada ingin yang dihimpun. Tak jarang sebagian melihat sebagian lainnya dengan tanda tanya. Bagaimana bisa mereka melewati dan mendapatkan inginnya tanpa perlu berpeluh? 

Sebagian kita sungguh lupa bahwa apa yang didapat dengan perjuangan adalah istimewa. Bisa jadi ingin yang sama, pencapaian yang serupa tapi menjadi berbeda nilainya ketika perjuangan untuk menggapainya tidak sama. Mudah bagi yang lain, berat bagi sebagiannya. 

Tidak perlu menumbuhkan cemburu karena Tuhan memandang setiap hamba dari segumpal daging bernama hati. Terus saja menggilas debu yang menempel disana lalu kembali belajar untuk membaikkan laku. Yakin saja bahwa ada kekuatan Maha Hebat yang akan mendampingimu untuk melewati kesulitan, apa pun itu. Kamu tidak pernah benar-benar sendiri. Inginmu, yang seperti ingin mereka diluar sana pun akan datang. Menghampirimu, setelah sekian proses perjuangan panjang. Tidak ada risau, tidak! Ia tak perlu datang dengan kata permisi sekali pun. 

Bahagialah! Dengan caramu sendiri. 
Tertawalah! Selepas hatimu mau
Pelangi akan segera datang, karena hujan sudah mulai mengenalmu dengan baik.