Hari ini masih rabu, belum malam minggu namun entah mengapa kurasa perasaanku sedang romantis abizz...kenapa yach ??? Gak ada jawab juga sih, karena perasaan gak pernah ada hubungannya dg hari. Tetapi yg pasti aku lagi hobi bgt ngobrol masalah hati ( tanpa harus main hati...adil khan ??? )
hmm ... Kayaknya ini gara2 baca buku semaleman deh...
sampai kapanpun cinta, hati, perasaan adalah obrolan yg gak pernah bikin boring kecuali buat org2 yg gak pernah ngerasain indah rasa itu. Walaupun terkadang ada yg membuat kita mengurai air mata hanya karena rasa, Kayak cinta yg hanya berhak bersemayam dlm hati ( he.. He aku banget deh) tetapi ketulusan dan kejujurannya tetap membuat kita merasa bahagia. Tahu kenapa? Karena kita nggak pernah bisa membohongi perasaan kita sendiri.
pernah juga lho cinta dan segala kerumitannya membuat hati tersungkur pada tembok kecemasan serta kebimbangan. Nah ini dia yg dialami seorang temen cowok di salah satu belahan bumi.
kisahnya sih dia sedang dalam kecemasan karena ampe detik ini belum juga bertemu dg seseorang yg bisa membantunya menggenapkan dien (maksudnya : bidadari hati ). Padahal usianya udah cukup untuk membina mahligai cinta. Membuka hati sudah, membuka diri (apalagi) tp blm sampe didiscount sih, maklum stoknya cuma sedikit he .. He.
wah cinta yg awalnya begitu simple jadi rumit abizz. Wajarlah kalo udah pada tahap ini semua begitu kompleks karena tak lagi hati aja yg terlibat. Ada pergaulan, keluarga, self image,ketakutan. Ketika hati telah sepakat kan janji suci, cinta tak jua menyapa. Dan akhirnya cuma ada 1 jawab bagi hakikinya manusia yaitu SABAR. Setiap orang ada jodohnya masing2 (pernah denger kan ?? ). Ketika usaha telah dijalani maka tak ada yg lebih bijak selaen penyerahan diri seutuhnya pada sang empunya takdir. Karena segala sesuatu ada waktunya & sang bidadaripun kan hadir tepat pada waktunya, itulah kesejatian cinta sebenarnya.
setiap jiwa memang berhak ada dalam lingkup ketakberdayaan,. Tapi berusahalah untuk memurnikan hati agar tak lagi melihat cinta dari segala kelebihan keindahannya. Cobalah sejenak pendarkan cinta pada sudut kekurangan yg termiliki oleh sebentuk jiwa, hingga kita bisa menempatkan cinta pada batas kewajaran untuk saling melengkapi, bukan menuntut kesempurnaan dr ketakberpihakan. Cinta itu sederhana, maka bukalah mata hati untuk bisa melihatnya dr kebersihan jiwa. Ketika bidadari begitu teguh memegang nilai dan suci perilaku, maka masihkah kau pinta lagi syarat dari sebuah cinta ???
(untuk seorang kawan yg sedang gundah... Gmn tulisannya? Bagus kah? Inikah yg kamu mau ?? Smg aja setelah ini, ada banyak bidadari yg coba menyapa..)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar