Ketika waktu terasa begitu lambat bergerak, tak jua ada cerita terlahir tetapi hari ini ada yg berbeda. Langit sangat cerah, mentari begitu ceria menampakkan kemilau senyumnya yg coba beranjak dari serpihan awan yg kerap menggandengnya. Yach, ini dia hari yg sgt istimewa buat seorang sahabat.
Walaupun ku tak punya cukup kado indah buat kamu tapi mengabadikanmu dalam bingkai hati, kurasa tak perlu lagi membuatmu bertanya seberapa besar artimu dalam hidupku.
Tepat tanggal ini kucoba kembali merangkai ceritamu, mencoba kembalikan kenangan,berharap ada yg tertinggal disana. Tapi nyatanya hanya sebuah cerita yg tak lekang termakan jaman. Masih kuingat, dulu kita begitu jauh. Bahkan kamu pernah bilang sangat sungkan mendekatiku. Ah sahabat, apa ya aku seeksklusif itu ??? Jangan berlebihan deh.....
Kedekatan inipun terjalin tanpa sengaja, suatu hr kamu dtg meminta waktu untuk mengajari matematika tmen2 kos kamu. Padahal bahasannya mudah, tapi karena kamu dan temen2 antipati bgt, jadinya matematika begitu menyeramkan. Wow..awal yg lucu buatku. Semula hadirmu tak lebih luar biasa dari yg laen, tapi akhirnya kau beri aku banyak pelajaran indah tentang hidup. Dan tak ragu lagi, kuingin tempatkanmu dalam bingkai persahabatan.
Suatu hari kau datang dg sebuah buku (katamu siy penting bgt buat cewek). Kamu ad salah satu org yg tahu aku suka baca, aku seneng bgt dpt buku gratis. Tapi rona muka aku berubah ktk kubaca judul d sampul biru itu. "JILBAB" ...Duh itu kata2 menakutkan buatku (saat itu lho).entah gimana reaksi dan riak di hati kamu waktu aku blg "thanx deh tp aku gak bisa terima hadiah ini"...mungkin kamu kecewa tapi bener deh waktu itu ada ketakutan dalam diri aku. Kalo aku baca dan paham tapi gak ngejalani, aku dosa bgt. Makanya aku bilang aku blm siap berkomitmen dg akhiratku.. (bodoh bgt ya, pdhl kehidupan itu begitu pasti). Ah sahabat, kamu emang baek bgt, gak ada rasa marah, kecewa malah kamu rangkul aku dlm jalan yg lbh indah. Mungkin krn wkt itu aku blg "sebenarnya org blm menjalankan bkn krn tidak tahu atau tidak mau. Dia mau dan tahu tp mungkin blm pny kemampuan untuk itu atau keadaan yg blm memungkinkan".
Waktu terus mengalirkan smua kisah tentang kita. Hingga suatu hari, ketika liburan semester aku merasa enggan pulang kampung. Entah kekuatan darimana, tapi waktu itu memang ku belum merindu untuk plg. Suatu hr ada sbuah kekuatan yg mendorong hasrat aku untuk berjilbab. Minggu pagi itu ku mematut diri dpn kaca, ah lumayan juga kalo pake jilbab (he..he narsis y ?). Kulangkahkan kaki menuju masjid kampus mengikuti kajian dhuha. Ah ada damai bgt , sejuk, adem. Aku jd inget kamu, inikah keindahan yg kau tawarkan sejak dulu? Aku tahu sekarang. Aku dah menemukan perjalanan spritualku sendiri...aku seneng bgt ktk d jalan sapa yg mampir tak lagi suitan heboh tp "assalamualaikum" doa yg indah...kalo ada lagu yg berbunyi "ada 1000 aisyah berbusana muslimah" maka syair itu dah hrs diganti karena seorang aisyah kembali lahir. Akhirnya kutemukan jalan indah ini.
"HAI...ASSALAMUALAIKUM"
DUH...aku inget betul rona muka kamu ketika menemukan aku untuk pertama kalinya dalam balutan baju muslimah. Sahabat, tak ada yg lebih indah selain persahabatan karena DIA. Aku memilihmu jd sahabat karena kau adalah bagian dr org2 yg mencintaiMYA. "Ini pilihan aku dan kan kujaga hingga nafas terakhirku" itu janji yg kuucap untuk diriku.
Thanx ya dah setia menemani perjalanan hidupku. Walaupun jarak dan waktu telah jauh tapi persahabatan takkan lekang selamanya. Met ultah ya, smg sll dlm lindunganNya. Satu bahagiaku jg ktk kau tlah menemukan sbuah jiwa bg penggenapan dien dan seorang pejuang kcil "SULTAN" smg tambah buat kamu bhagia. Jadilah bunda yg baek ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar