Senin, 15 September 2008

MENDEKAP SEPI

DARI HATI .....
UNTUK HATI .....


Ketika sebuah hati terbentur pada tembok bimbang, maka butuh sejuta keberanian untuk menentukan kemana langkah hendak bermuara. Diantara beragam gejolak dari geliat rasa, hanya keputusan terbaik yg hendak dituju. Tetapi manusia tetap saja tersungkur pada riak tak tentu yg kembali menggugah sejatinya hati. Sebab diantara berjuta ketegaran yg ia tampilkan dalam aroma kepalsuan, tetap saja ia hanyalah seonggok kelemahan yg coba berdiri kokoh dalam jubah kesepian.

Mengapa sepi kerap datang pada jiwa dalam kesendirian ? Sebuah tanya yg sebenarnya tak butuh jawab sebab pada dasarnya kita jg butuh kesepian itu sendiri untuk kembali merasakan adanya hati dalam sejatinya raga atas nama " M A N U S I A" ...

(mempertanyakan lagi sebuah hati ... )

Tidak ada komentar: