Beberapa minggu ini aku tak tahu apa yg sebenarnya terjadi dg rasa dan sgala kecamuk gelisah. Tiba-tiba saja aku merasa sendiri, teman terasa menjauh tanpa sempat ucap kata pisah atau ini hanya perasaanku saja. Apa sebenarnya yg tjd dg hari-hari aku ???
Terkadang aku slalu bertanya apa sesungguhnya makna hakiki dr sahabat ... YOU ARE MINE atau I AM YOURS ... sebuah raga yg slalu ada ketika kita butuh. Tempat berteduh kala hati kembali resah, cawan indah untuk berbagi tanpa kekhawatiran kan meluas atau hanya sebuah nama tanpa makna. Setidaknya itu yg kuyakini selama ini tetapi mengapa ketika aku terpuruk tak ada sahabat di sisiku yg mampu membuat bangkit dr ketakberdayaan.
Seorang teman pnh bilang kalau kita menganggap mereka shbt maka apa yg kita lakukan untuk mereka penuh dg keikhlasan walaupun tak berbalas. Namun apalah daya aku jg manusia biasa yg kadang tak berbesar hati menerima semuanya. Kesal, resah, kecewa bahkan jg amarah.
Pernah kusemai mimpi indah dr persahabatan, berharap kelak ini kan jadi sebuah kisah klasik untuk masa depan. Sahabat selalu di hati, tak sedetikpun beranjak dr ruang jiwa meski beragam pesona gemerlap dunia coba tawarkan indah semu. Apapun adanya sahabat kan selamanya tak terganti oleh apapun meski kini mereka kembali menjauh demi sebuah mimpi. Aku rasa ku jg TAK PERLU KELILING DUNIA untuk mencari ARTI SAHABAT sebab dr hati YANG TERDALAM mereka adalah KISAH YG SEMPURNA bg jiwaku.
1 komentar:
kok jadi melankolis gitu sich kamu endang. Be samrt and be agood person dont thinking about another people.
Posting Komentar