Jejak
Semburat
pelangi menyapa gelisah
Pada
aura yang bergandeng resah
Tatap
masih saja melamunkan gundah
Mencari
kepastian di ujung desah
Senja
temaram
Langit
kembali buram
Mata
tak kuasa untuk terpejam
Liukan
rasa menari dalam diam
Sebuah
sentuhan mendulang masa
Pergantian
jejak yang terhampar nyata
Usia
tak lagi serupa
Asa
memeluknya dalam hangat yang teraba
Sekali
lagi langit tersenyum
Parasnya
bangunkan berjuta harap yang terpendam
Menuliskannya
pada tinta mimpi
Menghimpun
segenap semangat untuk kembali mengeja hati
Mengulang
tanggal yang sama
Tapak
kian jauh dalam jejak raga
Tersulang
semua harap bagi masa depan
Kesyukuran
rasa yang tiada henti untuk segenap pengharapan
Selamat,
Berulangkali
menjadi kata keramat
Doa
tak surut oleh pekat
Sebab
segala larut tak bersekat
Pertambahan
yang berkurang
Mengagungkan
lagi catatan amalan yang terpajang
Satu-satu
memahat impian
Mengasah
gemilang dalam dendang rasa keabadian
Tiupan
lilin senyata kobar semangat
Untuk
tak pernah menyerah pada pekat
Bukankah
hidup tak pernah memaksa jawabnya
Maka
tak usah ragu melangkah terobos masa
Pergantian
usia nan indah
Bagi
sekeping hati yang mengindah
Terukir
pada prasasti terindah
Dalam
perjumpaan tahun yang kian indah
===
*** ====

Tidak ada komentar:
Posting Komentar